Anak Kandung Sendiri Disiksa

Tangerang – Seorang ayah tega menyiksa dua anak kandungnya yang masih berusia di bawah umur hingga babak belur. Hal ini telah berlangsung sejak sang ayah ditinggal istrinya dua tahun yang lalu.

Sang ayah yang kejam itu adalah Anwar Bahtiar, warga Gang Rawit, RT 03/ RW 05, Kelurahan Peninggilan Utara, Kecamatan Ciledug Kota Tangerang. Pria yang bekerja sebagai supir pribadi ini kerap melakukan penganiayaan terhadap kedua anaknya, yakni Rifa (7) dan Buya (6) hanya karena hal-hal sepele.

Ironisnya, ibu kedua anak tersebut yang juga istri Anwar, Diah Aruni, kabur dari rumah karena mendapat perlakukan yang sama pada dua tahun yang lalu.

Menurut keterangan salah seorang tetangga, Sri Lestari, Anwar memang sering memarahi hingga memukul kedua anaknya hingga babak belur karena hal kecil seperti tidak bisa mengerjakan PR, tidak membereskan rumah ketika berantakan, atau main di luar rumah terlalu lama.

“Mereka tidak hanya dipukul dengan tangan, kadang pakai selang air, gagang sapu, kayu, bahkan dada dan perutnya diinjak. Benar-benar kejam,” ceritanya.

Selain itu, kedua anaknya hanya diberikan makan berupa nasi dengan bumbu garam dan cabai merah oleh Anwar. “Nggak pernah dikasih lauk, makannya itu saja. Kalau

makanannya nggak abis mereka dipukuli lagi,” tambah Lestari.

Lestari mengaku kalau para tetangga tidak dapat berbuat banyak karena saat hendak

melarang Anwar memukuli anaknya, Anwar selalu membentak warga agar tidak ikut campur atas urusan keluarganya. Jika pelaku sudah jauh tengah meningalkan rumah, barulah warga berdatangan untuk memberi pertolongan kepada kedua anak tersebut.

Menurutnya, kedua anak itu sering menceritakan penyiksaan ayahnya kepada guru dan teman-temannya di sekolah. Saat ini, Rifa masih duduk dibangku kelas 3 SD Negeri Peninggilan Utara, sedangkan Buya masih nol besar TK Nazuttolibin.

“Mereka suka curhat kalau habis dipukulin,” terang Lestari.

Anwar sendiri akhirnya ditangkap oleh Petugas Kepolisian pada Kamis (25/2/2011) setelah dilaporkan warga yang merasa tidak tahan lagi dengan perbuatan kasarnya. Sebelumnya, pada hari itu, Anwar memukul dan mengusir kedua anaknya karena tidak membereskan rumah. Keduanya sempat menanyakan tempat tinggal ke tetangga karena mengaku diusir 1dari rumah.

“Saya kasihan banget, mereka luntang-lantung nyari rumah. Kondisinya juga memprihatinkan, badannya juga memar-memar dan lecet karena abis dipukul pake selang air. Akhirnya saya bawa ke rumah saya,” tambah Lestari.

Ketika ditemui di rumah Lestari, Buya mengungkapkan kalau ia tidak mau lagi bertemu dengan ayahnya karena takut dipukuli. “Nggak mau pulang kerumah, takut ketemu ayah,” ucapnya sambil menahan sakit akibat luka memar di sekujur tubuhnya.

Artikel Lain
Pekerja Asal Cilacap Terserang DBD di Medan
Bisnis Anak Khadafi
Khadafi Akan Bunuh Diri ?
Aburizal Bakrie Terpaksa Mendarat
bunga papan jakarta

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s