Kecelakaan Beruntun di Temanggung

Jakarta – Kecelakaan karambol yang melibatkan 1 mobil dan tiga truk terjadi di Temanggung, Jawa Tengah. Lima orang tewas seketika, belasan orang lainnya luka-luka.

Kecelakaan ini terjadi di wilayah perbatasan antara Kendal dan Temanggung. Tepatnya di Dusun Rujak, Desa Bejen, Kecamatan Parakan, Temanggung, Jumat (25/2/2011), dini hari.

Kelima orang yang langsung tewas di tempat kejadian itu adalah Wasini (52), Nurijati(27), Musyaroh(42), Sumiyatun(23), dan Abdul Rozak (9). Kelima orang ini adalaj penumpang mobil Mitsubishi L300 warga Desa Getas Blawong, Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal yang masih satu kerabat.

Dari hasil informasi yang dihimpun detikcom menyebutkan kecelakaan itu bermula dari sebuah truk warna kuning bermuatan pasir dengan nopol W 8894 UY yang dikemudikan oleh Latip (40) warga Mojokerto, Jawa Timur, melaju dari arah Temanggung dengan kecepatan tinggi.

Saat melewati diturunan tajam, truk yang penuh muatan pasir tersebut diduga mengalami rem blong sehingga Latip tidak dapat mengendalikan truk dan menabrak sebuah mobil minibus warna biru bernopol H 8437 QC yang berada didepanya.

Usai menghantam minibus, truk oleng ke kanan dan saat bersamaan sebuah truk bernopol AA 1869 AE yang juga berkecepatan tinggi yang mencoba menghindar dari terjangan truk pasir Latip membanting stir ke kiri dan menbarak sebuah jembatan.

Truk yang dikemudikan Latip lalu berhenti setelah terguling dan menabrak truk putih bernopol W 8891 UY yang berada didepan yang juga bermuatan pasir.

Luthfi (32) saksi mata kejadian, warga Dusun Rujak, Desa Bejen, Kecamatan Parakan, menuturkan minibus yang ditabrak oleh truk yang dikemudian oleh Latip masuk ke sungai Rujak sedalam 10 meter.

“Waktu itu saya sedang ngopi di warung Bu Marsini ini. Tiba-tiba ada suara keras brak! Tidak tahunya truk nabrak minibus dan minibusnya masuk sungai situ,” ujar Luthfi sambil mengacungkan jari telunjuknya ke arah Sungai Rujak

Usai kejadian warga langsung berhamburan ingin menyelamatkan penupang minibus yang terjun bebas ke sungai. Naas, lima orang penumpang minibus itu tewas seketika.

Beberapa saat kemudian kerabat korban yang tewas mulai berdatangan. Salah satunya Chozin, perangkat Desa Getas Blawong, Kendal. Ia menuturkan bahwa rombongan yang naik minibus baru pulang dari menghadiri resepsi pernihakan di Wonosobo.

“Jenazah Muyasaroh kini di PKU Muhammadiyah Parakan, Sumiyatun di Puskesmas Bejen, dan tiga jenazah lainnya di RSK Ngesti Waluyo Parakan. Sebetulnya ada tiga mobil dalam rombongan yang menghadiri hajatan di Wonosobo. Kendaraan yang terakhir mengalami nasib naas,” jelas Chozin sambil menahan air mata.

Sampai saat ini kasus kecelakaan ini masih ditangani secara intensif oleh polisi. Kanitlakalantas Polres Temanggung Ipda Sunaryo saat dikonfrimasi detikcom membenarkan bahwa terjadi kecelakaan karambol di Desa Bejen, Kecamatan Parakan, Temanggung.

“Masih dalam penyelidikan dan kami belum berani menyimpulkan apakah sopir truk pasir Latip jadi tersangka atau tidak,” tegas Sunaryo.

Artikel Lain
200 WNI Tinggalkan Libya
Uang Khadafi di Juventus
Situs Kota Cina di Medan
bunga papan jakarta
Tenaga Ahli Indonesia Bekerja di Luar Negeri
Investasi di Indonesia tidak jelas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s